Mau Uang dengan Investasi Sekali? Klik disini

Showing posts with label Film Drama. Show all posts
Showing posts with label Film Drama. Show all posts

Friday, June 10, 2011

WD MOCHTAR DALAM FILM WADJAH SEORANG LAKI-LAKI



JUDUL FILM : WADJAH SEORANG LAKI-LAKI
SUTRADARA : TEGUH KARYA
PRODUSER : TURINO DJUNAEDY
CERITA : TEGUH KARYA
SKENARIO : TEGUH TEGUH KARYA
MUSIK : IDRIS SARDI
PRODUKSI : PT. FILM
TAHUN PRODUKSI : 1971
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : WD MOCHTAR, RIMA MELATI, SLAMET RAHARDJO, TUTI INDRA MALAON, TITI QODARSIH, WOLLY SUTINAH, N RIANTIARNO, HENGKY SOLEMAN

SINOPSIS :

Film ini mengambil setting di Batavia. Amalo (Slamet Rahardjo) menjadi kesal dan berontak karena ayahnya, Ambu Kapitan (WD Mochtar) seorang penjaga kuda-kuda milik kompeni kawin lagi dengan Nona Stella seorang keturunan Kompeni. Amalo tidak terima karena ayahnya yang tidak bertanggungjawab hingga ibu kandungnya meninggal ketika sakit karena ayahnya jarang pulang. Amalo di tinggal ibunya ketika masih berusia 14 tahun. Sedangkan ayahnya jaran g sekali pulang. Setelah ibunya meninggal, dengan perasaan yang masih sakit hati pada Ayahnya, Amalo tidak mau mengakui ibu tirinya. Sementara Adik-adik Amalo juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Akhirnya Amalo pergi meninggalkan rumah untuk menjadi buruh ikan di pelabuhan. Namun demikian Amalo kerap mengunjungi seorang wanita, Ina (Rima Melati) yang ia sukai namun disukai oleh sahabatnya juga , Runtu (N Riantiarno). Namun kemudian Runtu justru menikahi Ina ketika Amalo tidak pulang-pulang, yang membuahkan seorang anak.

Sedangkan Amalo, selama dalam pelarian, ia membantu para pejuang untuk mencuri kuda-kuda kompeni dan juga bedil-bedil kompeni dengan bantuan seorang penari. Karena kuda-kuda adalah tanggungjawab Ambu Kapitan, maka akhirnya sebagai bentuk pertanggungjawaban, rumah Ambu kapitan di segel. Sementara itu Ambu sendiri pergi dengan kesenangannya setelah istrinya yang dinikahi kembali kabur dari dirinya. Sedangkan anak-anaknya dibiarkan terlantar.

***
Setelah lama dalam pelarian, akhirnya Amalo kembali dan mendapati rumahnya sudah tidak ada, namun ia bisa bertemu adik perempuannya (Titi Qodarsih) yang suka membantu di warung Tiur (Tuti Indra Malaon). Amalo juga kembali bertemu dengan Ina yang kini sudah memiliki suami. Hal ini membuat Runtu cemburu dan melaporkannya pada Kompeni. Puncaknya Amalo ditangkap, namun bisa lolos.

Di akhir kisah, Amalo harus meregang nyawa setelah di tembak mati oleh ayahnya sendiri, Ambu Kapitan ketika Amalo sedang mencuri kuda. Belakangan juga di ketahui kalau Runtu adalah saudara seayah lain ibu, akibat hubungan tidak senonoh ayahnya terhadap ibu Runtu.

****

Wadjah Seorang laki-laki merupakan film garapan sutradara Kenamaan Teguh Karya yang selalu meramunya dengan pemain-pemain teater, sehingga tidak hanya sekedar tontonan acting film saja, namun suasana teatrikal yang kental akan terasa.

Thursday, May 19, 2011

PERMAINAN DI BULAN DESEMBER


JUDUL FILM : PERMAINAN DI BULAN DESEMBER
SUTRADARA : NICO PELAMONIA
PRODUSER : M SUKMAJAYA, Drs SYUMAN DJAYA
CERITA : MIRA W
SKENARIO : Drs. SYUMAN DJAYA
PRODUKSI : PT. MATARI ARTIS JAYA FILM
TAHUN PROD : 1980
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : ROY MARTIN, ROBBY SUGARA, SUZANNA, EVA ARNAZ, NANI WIDJAYA, ZAINAL ABIDIN, IDA KUSUMAH, RINA HASHIM

SINOPSIS :

Anton (Roy Marten) menjadi buronan polisi setelah di tuduh memperkosa seorang gadis Hera, ketika dalam pesta. Padahal, Anton tidak pernah melakukannya, namun yang melakukannya adalah Ayub teman Anton. Untuk menghindari kejaran polisi, Anton memacu mobilnya kencang-kencang keluar kota hingga ia kecelakaan dan ditangkap polisi. Dalam keadaan terluka parah, Anton dibawa ke sebuah rumah sakit kecil di kota yang juga kecil dengan pengawalan polisi.

Anton menjadi pasien dokter Kusno (Robby Sugara) yang menanganinya dengan di bantu oleh suster Yosi (Suzanna). Suster Yosi adalah seorang suster yang bercita-cita ingin jadi biarawati karena sudah mendapatkan panggilan dari Tuhan. Selama masa penyembuhan, Anton di tempatkan satu sal dengan Pak Salim yang kesal dengan suara ngorok Anton yang sangat mengganggu. Perilaku Anton disengaja. Sementara itu, Suster Yosi menjadi perawat Anton yang bertindak semaunya padanya. Namun perilaku Anton yang cuek tersebut mendapat tempat tersendiri di hati Yosi. Bahkan ketika Anton akan di bawa oleh polisi tiga hari kedepan, Yosi menjadi tidak enak hati. Agaknya telah tumbuh benih-benih cinta di dalam diri Yosi terhadap Anton meski di lain sisi ia juga memikirkan akan keinginannya untuk menjadi Biarawati.

Ketika hari yang ditentukan tiba, Anton siap untuk di bawa ke Jakarta oleh polisi. Karena belum seratus persen sembuh, Anton masih menggunakan kursi roda dengan didorong oleh Suster Yosi. Saat polisi lengah, Yosi yang sudah merencanakan untuk membantu pelarian Anton pun menyuruh polisi mencopot sepatu. Saat itulah Anton membawa Yosi untuk lari. Dalam pelarian, Yosi merelakan perhiasannya untuk di jual sebagai bekal perjalanan bersama Anton. Uang hasil penjualan perhiasan mereka gunakan untuk perjalanan menuju rumah pamannya. Pelarian Anton dan Yosi berlanjut hingga ia pulang kerumah Ibunya (Nani Wijaya). Namun saat itu polisi sudah menunggu kedatangan Anton. Akhirnya Anton tertangkap, namun kemudian di bebaskan karena Anton tidak terbukti bersalah. Ayub yang melakukan permerkosaan akhirnya menikahi Hera.

******
Anton akhirnya lulus kuliah, dalam penantian selama setahun ia ingin sekali bertemu dengan Yosi. Pada saat Natal, Anton menyusul Yosi di gereja untuk memberikan bunga. Namun sayang sekali, Yosi telah menjadi biarawati sesuai pilihannya. Anton tidak terima, untuk itu Anton kerap kali menemui Yosi. Akhirnya pertemuan tersebut pun diketahui oleh keluarga Yosi. Martin kakak Yosi menyuruh orang suruhan untuk memukuli Anton. Hasilnya muka Anton dirusak. Anton trauma dan tidak mau menemui siapapun termasuk Yosi yang sudah memutuskan untuk berhenti sebagai biarawati.
Untuk memperbaiki mukanya yang rusak, Anton melakukan operasi plastik, namun sampai saat itu, Yosi yang selalu setia ingin menemuinya tidak pernah berhasil karena Anton menolak untuk bertemu. Akhirnya Yosi kecelakaan setelah menunggu Anton di rumah sakit yang tidak ia temui. Saat itu barulah Anton sadar dan mau menemui Yosi. Namun sayang, semuanya telat. Yosi harus menderita kebutaan . dan berubah menjadi sangat sensitive. Yosi tidak mau di tolong oleh Anton. Untuk itulah ia meminta dokter Kusno yang menjemputnya. Dalam keadaan buta Yosi menjadi pemain piano di gereja dan ingin agar dentingannya di pindahkan kedalam piringan hitam. Suatu malam, Yosi merasa di buntuti seseorang, untuk itulah ia meminta dokter Kusno untuk menciumnya agar terlihat oleh orang yang membututi.

Akhirnya tibalah dokter Kusno untuk kembali ke rumah sakitnya sementara Yosi ditinggal di Jakarta. Untuk menjaga Yosi selama di Jakarta, ia meminta Anton untuk menyamar sebagai Bram yang bisu dan pincang agar Yosi mau menerimanya. Anton menjadi sopir Yosi untuk mengantarkan kemana ia pergi. Akhirnya Yosi mendapatkan Chemistry bersama dengan Bram meski ia pincang dan bisu. Meski Anton Sedih, namun ia mau melakukannya sebagai Bram. Bahkan Anton membingkai dan menggantung uang hasil nyopirnya karena cintanya pada Yosi. Anton bingkai hampir memenuhi ruangannya.
Sementara itu Yosi mulai curiga tentang siapa sebenarnya Bram, apakah ia memiliki luka di muka atau tidak. Itu yang ingin ia tanyakan pada pembantunya. Yosi merasa kalau Bram sebenarnya adalah Anton yang juga ia rindukan. Yosi melakukan berbagai cara untuk mengetahui siapa Bram sebenarnya. Akhirnya terkuaklah sudah, siapa Bram. Ia adalah Anton, orang yang pernah ia cintai.

*****

Permainan di bulan Desember merupakan salah satu film yang diangkat dari novel ternama karya Mira W dengan judul yang sama. Dengan durasi yang cukup panjang, film ini mampu di perankan secara baik oleh Suzanna.

Tuesday, May 3, 2011

JAMAL MIRDAD DALAM FILM PANTANG MUNDUR


JUDUL FILM : PANTANG MUNDUR
SUTRADARA : DASRI YACOB
PRODUKSI : PT. INEM FILM
CERITA : MARLAN JASS
PRODUSER : SHONNY S
JENIS : FILM DRAMA LAGA
PEMAIN : JAMAL MIRDAD, TANAKA, JOHAN SAIMIMA, HARRY CAPRI, YAN BASTIAN, YUYU YOHANA, NINA ANWAR

SINOPSIS :

Ganesha (Johan Saimima) dan istrinya yang sedang mengandung berkeliling, mengelilingi pantai setelah berbincang-bincang dengan seorang perwira polisi Bahrum (Yan Bastian). Ganesha adalah seorang lelaki yang selalu membela kebenaran. Ia bersama istrnya yang tengah hamil tua mendaratkan perahunya yang baru di pakai. Namun belum jauh ia berjalan, Ganesha di tembaki orang yang tidak dikenal hingga ia tewas. Istrinya yang sedang hamil berusaha menolong suaminya, namun tidak tertolong. Sementara istrinya sendiri akhirnya harus menemui ajal setelah melahirkan anaknya.

Mendengar tembakan-tembakan, Bahrum membawa anggotanya untuk menelusuri darimana asal tembakan. Ia mendapati Istri Ganesha telah melahirkan bayi laki-laki yang kemudian diangkat menjadi anaknya dan diberi nama Ganesha Junior.

Ganesha telah beranjak remaja. Ia kini sudah duduk dibangku SMA. Ganesha memiliki bakat menyanyi karena suaranya memang bagus. Sementara itu kakak Angkatnya Hari (Harry Capri) menyarankan Ganesha Jr untuk memiliki ilmu silat agar bisa jaga diri. Pendapat ini di benarkan oleh Bahrum ayah angkatnya yang kini telah pensiun. Mereka kuatir kalau-kalau musuh ayahnya akan membalas dendam pada Ganesha Jr. Namun Ganesha tidak mengikuti sarannya, ia hanya percaya kalau Tuhan yang akan membantunya.

Sementara itu musuh-musuh ayah Ganesha masih berambisi untuk membalas dendam pada Ganesha Jr. Mereka merencanakan penculikan pada remaja yang panda menyanyi tersebut.

****
Ganesha yang telah beranjak remaja memiliki kedekatan dengan seorang gadis teman sekelasnya Lia (Ayu Yohana). Namun kedekatan Ganesha dengan Lia tidak di sukai oleh Ibu Lia, karena menganggap asal usul Ganesha yang tidak jelas. Meski Lia berusaha menjelaskan, namun ibunya tetap tidak menyetujuinya.

Suatu siang, seperti biasa Tineke (Tanaka) seorang lelaki bencong yang selalu menjemput Ganesha di dekati oleh seorang pria tampan. Dasar bencong, Tineke mau saja di ajak ke belakang, hasilnya ia di pukul, sementara tugas menjemput Ganesha pun gagal, karena orang tersebut ternyata adalah penculik Ganesha. Ganesha di culik dan di sekap. Namun ia berhasil meloloskan diri setelah para penculik memintanya menyanyi, dan Ganesha mengeluarkan teriakan yang dapat memekakan telinga. Ganesha lolos dan dapat kembali ke rumah, tepat di saat pentas music siang di sekolahnya. Namun disaat yang bersamaan Lia akhirnya di culik oleh penculik Ganesha. Penculikan ini di lihat oleh bibi pembantu rumah Bahrum yang segera melaporkannya pada Bahrum yang sedang menyaksikan pentas music siang di sekolah.
Akhirnya Bahrum dan anaknya Hari serta pembantunya Tineke menyusun kekuatan untuk membebaskan Lia, kecuali Ganesha yang disuruh tinggal di rumah . Namun akhirnya Ganesha ikut menyusul mereka dengan motor ke rumah penculik. Hasilnya Ganesha tertangkap dan kembali di ikat disatukan dengan Lia. Melalui pertarungan yang cukup kocak, akhirnya Ganesha dan Lia dapat di selamatkan.
*****
Pantang mundur merupakan film lanjutan film Ganesha (1983). Film ini cukup membingungkan dilihat dari genre film ini sendiri, karena terdapat nyanyian, perkelahian juga komedi. Film ini juga mengkombinasikan dengan tarian jaipongan.

Thursday, April 28, 2011

RAY SAHETAPY DAN ENNY BEATRICE DALAM FILM HATI SEORANG WANITA


JUDUL FILM : HATI SEORANG WANITA
SUTRADARA : BAY ISBAHI
PRODUKSI : NV PERFINI
CERITA : BAREP MUHTADI
PRODUSER : K LUKITO DJAGAD SURACHMAN SAHAN
TAHUN PROD : 1984
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : RAY SAHETAPY, ENNY BEATRICE, TUTI WASIAT, KUSNO SUDJARWADI, TITI DJ,

SINOPSIS :

Wiwik (Enny Beatrice) seorang karyawati yang bekerja di kantor cabang sebuah perusahaan tekstil dipanggil oleh bosnya. Ia ditugaskan ke kantor pusat sekaligus untuk bekerja di kantor pusat. Akhirnya setelah sampai di kantor pusat, sebelum masuk tanpa sengaja ia melihat Irwan (Ray Sahetapi) yang ternyata temannya dulu. Irwan ternyata satu kantor dengan Wiwik. Irwan merupakan karyawan bagian Promosi perusahaan Gondo (Kusno Sudjarwadi). Setelah pertemuan tanpa sengaja tersebut, akhirnya Irwan dan Wiwik sering janjian untuk bertemu.

Akhirnya Irwan tahu kalau Wiwik tinggal bersama Yati(Tuti Wasiat) yang ternyata adalah juga teman lama Irwan. Namun suasana kost tempat Yati tidak begitu kondusif, karena disitu bebas menerima laki-laki, sehingga lebih tepat disebut sebagai rumah bordil. Meski tinggal bersama Yati, namun Wiwik tetap betah tinggal disitu walau dengan suasana yang kurang kondusif. Hingga akhirnya Irwan yang peduli pada nasib Wiwik mengajaknya untuk tinggal berdua di rumah dinasnya. Meski awalnya menolak , namun akhirnya Wiwik mau tinggal bersama Irwan, setelah sebelumnya Yati menasehati agar Wiwik lebih berhati-hati apalagi tinggal satu atap dengan Irwan yang seorang laki-laki.

Wiwik pun pindah dan tinggal bersama Irwan. Hari-hari mereka lalui bersama, termasuk juga mengatur keadaan rumah dilakukan Oleh Wiwik. Meski keberadaan mereka berdua adalah bukan suami istri, namun Wiwik menjamin pada Yati kalau sampai sekarang belum pernah berbuat sesuatu dengan Irwan. Yati selalu memeringatkan pada Wiwik.

Hingga suatu malam ketika petir menyambar membuat Wiwik takut sendirian dan terpaksa tidur bersama di kamar Irwan. Malam itu hujan turun dan suatu kejadian pun terjadi antara dua insan manusia. Akibat kejadian itu Wiwik hamil dan meminta pertanggungjawaban pada Irwan. Namun demikian Irwan selalu menolaknya dengan berbagai alasan.

Irwan semakin jarang dirumah dan semakin sering pulang malam. Hal ini membuat kesal Yati yang telah mendapat cerita dari Wiwik. Tentang sikap Irwan yang semakin sering menghindar. Yati kesal, namun tidak dapat berbuat apa-apa. Ia hanya member saran, apalagi seteah Wiwik keguguran. Keadaan justru makin berubah. Irwan seakin sering menghindari Wiwik.

Apalagi setelah Sinta (Titi DJ) anak Gondo pulang dari Paris setela belajar Mode. Irwan menjadi sering pulang malam dan tidak menghiraukan Wiwik. Seribu alasan Irwan kemukakan pada wiwik untuk menghindari pernikahannya, namun ia semakin intim dengan Sinta. Hal ini membuat Wiwik marah. Sehingga ketika mereka sedang berduaan di tepi danau, Wiwik meminta kejelasan pada Irwan. Namun bukan ketenangan yang di raih, namun kekecewaan yang diraih. Wiwik di dorong jatuh kehutan.

Namun akhirnya berhasil diselamatkan dengan ditunggui oleh Yati sahabatnya. Melihat sahabatnya terkapar tak berdaya membuat Yati dendam pada Irwan. Akhirnya Irwan di tusuk dan terbunuh oleh Yati ketika sedang bersiap pergi bersama Sinta anak majikannya.

Akhirnya Irwan mati di bunuh oleh Yati. Yati pun akhirnya masuk rumah sakit untuk perawatan.

Thursday, April 21, 2011

DIDI PETET DAN LIDYA KANDOU DALAM FILM 'BONEKA DARI INDIANA'



JUDUL FILM : BONEKA DARI INDIANA
SUTRADARA : NYAK ABBAS AKUB
PRODUKSI : PT. PARKIT FILM
CERITA : NYAK ABBAS AKUB
SKENARIO : NYAK ABBAS AKUB
PRODUSER : DHAMOO PUNJABI, GOBIND PUNJABI, RAAM PUNJABI
TAHUN PROD : 1990
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : DIDI PETET, MERIAM BELLINA, LIDYA KANDOU, IDA KUSUMAH, AMI PRIYONO, EENG SAPTA HADI

SINOPSIS :

Egi (Didi Petet) dangan Cece (Lidya Kandou) adalah sepasang suami istri. Egi adalah seorang suami yang selalu menuruti apa kehendak istrinya, termasuk juga memasak sarapan paginya sesuai dengan keinginan Cece. Sementara itu Cece sendiri adalah seorang istri yang pemalas, kerjaannya adalah arisan, makan pagi selalu di sediain Egi. Meski Cece pemalas,namun segala urusan tetek bengek rumah tangga cece yang mengatur, dengan menyuruh Egi. Egi selalu di bawah pengaruh Cece. Kehidupan Cece yang berasal dari keluarga kaya membuatnya hanya bersuka ria saja, termasuk juga membeli barang-barang berharga seperti emas yang sebetulnya tidak di perlukan.
Suatu hari, rumah sebelah di kabarkan akan di jual. Untuk itulah Cece menyuruh suaminya, Egi untuk melihat rumah tersebut dan bermaksud untuk membelinya. Maka berangkatlah Egi ke tempat orang yang ditugaskan untuk menjual rumah tersebut. Namun Egi telah keduluan sama Eya (Meriam Bellina) yang sampai terlebih dahulu di rumah orang yang akan menjualnya. Eya pun langsung menawarnya, sementara Egi menyusul untuk melihat rumah tersebut. Keduanya berdebat tentang siapa yang akan duluan untuk melihat rumah tersebut. Segera mereka menuju mobil masing-masing dengan membawa seorang pembantu laki-laki yang ditugaskan untuk mengantarkan mereka untuk melihat rumah yang akan dijual.

Perdebatan antara Egi dan Eya pun terjadi tentang mobil siapa yang akan di tumpangi oleh pembantu tersebut. Akhirnya pembantu tersebut lebih memilih untuk ikut di mobil Eya. Namun sial, ban mobil Eya kemps, al hasil akhirnya mereka berangkat menggunakan mobil Egi. Perdebatan antara Egi dan eya membuat akhirnya keduanya saling kenal. Hubungan pertemanan pun berlanjut. Hal ini di pergoki oleh pembantu Egi yang melaporkan pada istrinya Cece. Melihat Egi dan Eya, Cece pun cemburu dan langsung melaporkan pada orangtuanya, Tuan Yudho (Ami Priyono) dan Ibunya (Ida Kusumah).

Akhirnya untuk mengintrogasi menantunya, Yudho dan istrinya pergi kerumah Cece untuk melihat gelagat Egi.
Namun, meski awalnya mau marah-marah, namun Yudho akhirnya justru berbalik. Ia justru menyuruh Egi untuk mendekati Eya demi sebuah tanda tangan dari seorang pejabat mengenai proyek yang akan di kerjakan. Eya adalah seorang wanita simpanan pejabat yang harus menandatangani Proyek Yudho agar berhasil, walau Proyek tersebut berdampak pada lingkungan. Meski awalnya Cece cemburu, namun Yudho meyakinkan Cece kalau itu hanya pura-pura, hanya demi sebuah tanda tangan melalui tangan Egi dan Eya. Egi pun menjadi boneka mertuanya demi sebuah tanda tangan.

Akhirnya setelah melalui beberapa tahapan akhirnya Eya berhasil mendapatkan tanda tangan dari pejabat dan menyerahkannya pada Egi. Betapa girang hati Yudho karena Egi telah berhasil mendaatkan surat yang diinginkan dan akan segera menjalankan proyek walau proyek tersebut akan merusak lingkungan. Egi kesal pada mertuanya. Puncaknya Egi merebut kembali surat yang telah ditandatangani dan telah menyerahkannya pada Yudho. Egi merobek-robek isi surat tersebut, sedangkan Yudho menjadi marah besar.

Setelah kemarahan tersebut, Egi akan kabur meninggalkan mereka, namun Cece mencegahnya. Akhirnya Cece berusaha untuk menjadi istri yang baik, Egi pun normal menjalankan kewajibannya sebagai suami Cece.

Monday, April 18, 2011

IDA IASHA DAN RAY SAHETAPY DALAM FILM DIBALIK DINDING KELABU



JUDUL FILM : DI BALIK DINDING KELABU
SUTRADARA : SOPHAN SOPHIAN
PRODUKSI : PT. VIRGO PUTRA FILM
CERITA : MARIA A SARDJONO
SKENARIO : SATMOWI ATMOWILITO
PRODUSER : SOPHAN SOPHIAN
TAHUN PROD : 1986
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : IDA IASHA, HARRY CAPRI, RAY SAHETAPY, DIAN NITAMI, RIMA MELATI, MINATI ATMANEGARA

SINOPSIS :

Rosnia (Ida Iasha) adalah seorang narapidana wanita di LP Tangerang. Rosnia atau biasa di panggil Ros di penjara karena telah membunuh sepupunya sendiri yang juga telah dianggap adik, Ratna (Dian Nitami). Kala itu Ros sedang hamil besar anak keduanya. Rosnia tinggal dengan Suami(Harry Capri), anak perempuannya Sila, dan adik sepupunya Ratna. Dalam keadaan hamil besar, Ros mencium gelagat yang kurang baik dengan suaminya. Hingga suatu malam, Ia memergoki suaminya sedang bercumbu dengan Ratna. Meski mereka selalu menutupi, namun diam-diam Ros tahu. Ros depresi, namun ia memendamnya sendiri tanpa memberitahu suaminya apa yang terjadi.
Hingga kejadian pun berulang. Ros kembali memergoki suaminya dan Ratna sedang berhubungan intim. Kemarahan Ros sudah tidak bisa di bendung lagi. Dengan pisau yang sudah di siapkan, Ros bermaksud membunuh suaminya, tapi malang, yang terbunuh adalah Ratna. Ratna akhirnya mati setelah di tusuk oleh Ros, sedangkan suami Ros kabur setelah perselingkuhannya dengan Ratna di ketahui dan Ros membunuhnya.
Akhirnya Ros di penjara di LP Tangerang. Di LP wanita Tangerang, Ros di terima dengan baik oleh temannya yang bersebelahan sel. Seorang perempuan tua, yang protektif terhadap Rosnia dari gangguan sesama narapidana lain. Seperti layaknya cerita-cerita di Koran, di sel wanita tersebut juga ada perempuan lesbian yang tertarik dengan Ros, namun selalu di haling-halangi oleh perempuan tua teman baru Ros. Bahkan ketika Ros mau mandi, ia melihat perempuan lesbi tersebut sedang berpelukan ketika sedang mandi bersama. Ros pun kaget di buatnya.
Keberadaan Ros di LP membuatnya ia depresi. Apalagi Ros dalam kondisi hamil tua. Seorang dokter LP yang menangani Ros, Herman (Ray Sahetapy) selalu menyemangati Ros dan juga membantu persalinan Ros yang melahirkan seorang anak laki-laki yang di beri nama Bayu. Herman adalah seorang dokter yang memiliki seorang istri perancang Mode bernama Dea (Minati Atmanegara). Kehidupan rumah tangga Herman tidak sebaik apa yang orang kira. Karena Herman sangat ingin memiliki anak, namun tidak dengan Dea. Dea belum mau memiliki anak karena ingin mengejar karir di dunia mode. Dea tidak mau direpotkan oleh anak. Sehingg setiap malam, sebelum berhubungan intim dengan Herman, Dea selalu meminum Pil anti hamil. Hal ini membuat kesal Herman yang sudah sangat ingin memiliki anak. Namun Dea selalu bilang belum mau memiliki anak, karena takut menghancurkan karirnya.
******
Kedekatan Herman dengan Ros pasiennya membuat keduanya menjadi sering bertemu. Kebaikan Dokter Herman telah mencuri perhatian Ros di dalam penjara. Sementara itu kepala sipir wanita (Rima Melati) juga selalu memperhatikan tingkah laku Ros yang baik. Hasilnya tiap 17 Agustus Ros selalu mendapatkan remisi hukuman.
Melihat Ros yang sebenarnya memiliki potensi, namun ia selalu depresi membuat dokter Herman menghadiahkan sebuah mesin ketik melalui kepala sipir penjara. Bahkan sipir penjara juga mendukung Ros, apabila ia membutuhkan kertas. Untuk membalas kebaikan dr. Herman, maka Ros membuat cerita pendek tentang perjalanan hidupnya di penjara, yang akhirnya dari hasil tulisan tersebut diangkat di sebuah Majalah terkenal. Cerita tentang perjalanan hidup dan kebaikan dokter Herman di tuangkan dalam sebuah cerita dengan baik oleh Ros. Hal ini sempat di baca pula oleh Dea istri Herman.
Keberhasilan Dea menulis cerita yang langsung disambut baik oleh para pembaca, bahkan banyak sekali surat yang masuk ke Redaksi untuk Ros yang merespon tulisannya. Dr. Herman dan kepala Sipir pun bangga atas usaha Ros. Sementara itu Ros dibuat terharu karena Sila, anaknya mengirimkan surat untuknya.
Suatu hari, Ros kedatangan seseorang yang ingin menemuinya di penjara. Ros bingung karena selama ini tidak pernah ada yang menjenguknya. Setelah bertemu, ia kaget karena ternyata adalah mantan suaminya yang dulu kabur. Kedatangan suaminya adalah untuk meminta maaf pada Ros karena ia selalu di hantui oleh perasaan bersalah, bahkan anak-anaknya pun sudah tidak mengenali lagi. Namun kedatangan suaminya ditanggapi dingin oleh Ros.
*****
Lima tahun sudah Ros menghuni penjara dari 8 tahun total hukuman yang harus di jalani. Dari lima tahun tersebut Ros selalu mendapatkan remisi pada 17 Agustus, sehingga Ros tinggal menunggu 1 tahun Sembilan bulan lagi untuk menghuni penjara. Namun karena kebaikan Ros selama di penjara, maka kepala sipir pun mengusulkan kepada Kanwil VII untuk membebaskan Ros.
Sementara itu kemelut rumah tangga dokter Herman sudah tidak bisa di tolerir lagi, istrinya terlalu mengejar karir sehingga membuat Herman kesal. Kedekatan Herman dengan Ros ditambah kesibukan Dea membuat Herman akhirnya harus membuat keputusan untuk menceraikan Dea. Ia pergi meninggalkan rumah dengan meninggalkan secarik kertas dirumah ketika Dea sedang sibuk mengikuti lomba di Surabaya. Herman berniat menikahi Ros. Sedangkan Herman akhirnya menjemput Ros yang telah bebas untuk dipertemukan dengan anak-anaknya.
Seperti film-film pada umumnya pertemuan antara anak dan Ibu adalah pertemuan yang mengharukan. Ketika pertemuan sedang terjadi, maka menyusullah Dea pada Herman dan Ros. Meski Dea tidak mau mengganggu rencana Herman dengan Ros, namun Dea meminta sekali lagi untuk diberi kesempatan untuk menjadi istri yang baik bagi suami dan anak-anaknya. Akhirnya Dea mengakui kekeliruannya.

Tuesday, April 12, 2011

SUZANNA DALAM FILM PULAU CINTA



JUDUL FILM : PULAU CINTA
SUTRADARA : ALI SHAHAB
PRODUKSI : PT. INEM FILM
CERITA : ALI SHAHAB
PRODUSER : NY LEONITA SUTOPO
TAHUN PROD : 1978
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : SUZANNA, ROBBY SUGARA, NUR AFNI OCTAVIA, PARTO TEGAL, MOCH MUCHTAR, TONI ADEG

SINOPSIS :

Biran (M Mochtar) dan anaknya Ari (Toni Adeg) Serta Maria (Suzanna) dan Kiki (Nur Afni Oktavia) anaknya adalah orang-orang yang tersisa di suatu pulau terpencil. Mereka Hidup di bawah tekanan Karto (Parto Tegal) seorang nelayan yang kejam. Karto adalah bekas pembantu suami Maria,Johanes yang telah meninggal, namun Karto mengambil Alih kapal milik Maria untuk mencari ikan sebagai nelayan tanpa sepeserpun memberikan hasilnya pada Maria.
Suami maria Johanes, dulunya adalah seorang Angkatan laut, namun ia akhirnya memilih pindah kesebuah pulau terpencil untuk menjadi nelayan setelah menikahi Maria. Johanes membelikan Kapal pada Maria. Johanes mengoperasikan kapal dengan di bantu oleh Karto, anak buahnya yang cukup baik. Namun sayang, sepeninggal Johanes, Karto yang memiliki nafsu berkuasa terlalu serakah. Johanes di kabarkan meninggal oleh Karto karena Badai.
Karto tinggal satu atap dengan Maria tanpa ikatan apapun, sedangkan Maria yang memiliki kapal justru tidak mendapatkan apa-apa. Namun Maria tidak bisa berbuat apa-apa atas tindakan Karto. Bahkan para tetangga Maria pun satu persatu meninggalkan pulau tersebut. Maka kini di pulau tersebut hanya tinggal Keluarga Biran seorang penjaga Mercusuar dan Keluarga Maria yang selalu dalam tekanan Karto. Meski Karto selalu menjual ikan ke Jakarta, namun sepeserpun Maria tidak pernah mendapatkannya. Karto bertindak kejam, bahkan ketika batuk yang di derita Maria tak kunjung sembuh pun Karto tetap tidak mau membelikan obat. Meski berkali-kali Ia nitip untuk dibelikan ketika ke Jakarta.
*****
Suatu hari, terdapat sebuah kapal yang kandas dan terdampar di pulau tersebut. Dua buah anak buah kapal tewas, sedangkan Kaptennya (Robby Sugara) selamat meski harus terluka di kakinya karena tertimpa besi. Biran dan Ari akhirnnya menolong mereka dengan di bantu oleh Kiki. Kedua ABK yang meninggal akhirnya di kuburkan, sedangkan Kaptennya di selamatkan oleh Maria. Ia dirawat oleh Maria, hingga hampir sembuh. Kedatangan Kapten kapal tersebut sedikit mengobati hati Maria karena ia akhirnya menjadi teman curhat. Maria menceritakan siapa dia sebenarnya juga menceritakan kelakuan Karto pada Kapten.
Sementara itu Karto pulang setelah ia menjual hasil tangkapannya ke Jakarta bersama anak buahnya. Karto heran karena terdapat dua gundukan tanah yang merupakan kuburan. Ia menduga kalau bukan Maria sama Kiki pasti Biran dan Ari. Namun untuk memastikannya ia menyuruh anak buahnya untuk menggali kubur tersebut. Belum selesai mereka menggali kubur datanglah Ari yang menjelaskan pada Karto tentang siapa mereka, dan tentang Kapten.
Mendengar cerita Ari, Karto pun marah. Apalagi setelah melihat Maria sedang mengobati Kapten, Karto pun marah. Akhirnya kapten pindah ke kapalnya yang hancur untuk memperbaiki radio agar bisa tersambung dengan dunia luar. Sementara itu Karto dibuat marah karena berkali-kali Maria menyuruh Kiki untuk mengantarkan makanan pada Kapten. Bahkan Karto mengancam akan membakar kapal Kapten jika Kiki masih saja mengantarkan makanan pada Kapten. Akhirnya Maria dan Kiki menuruti kehendak Karto. Sementara itu Kiki akhirnya menceritakan keadaan tersebut pada Ari. Aripun akhirnya mau mengantarkan makanan pada Kapten. Namun Biran mewanti-wanti pada Ari sebisa mungkin agar tidak berpapasan dengan Karto.
Sementara itu Kapten memperbaiki kapal yang bocor dengan menyelam. Namun ia justru berhasil menemukan setitik rahasia. Ia menemukan kalung yang mirip di pakai dengan Maria. Namun Kapten menyimpan rahasia tersebut.
Namun usaha Ari untuk memberi makan pada Kapten akhirnya ketahuan juga oleh anak buah Karto, Bokir dan Boim. Akhirnya setelah di ancam, Ari tidak mengirimkan makanan lagi pada Kapten. Sementara itu karto marah sekali setelah tahu kalau Ari mengirimkan makanan atas suruhan Kiki. Ia memukul Kiki. Sudah seminggu Kapten tidak mendapatkan makanan dan minuman karena air di pulau itu asin. Akhirnya turunlah hujan yang merupakan harapan bagi kapten untuk meminum air yang tidak asin. Ia menampung air hujan. Namun air hujan yang ditampungnya di tumpahkan oleh Bokir dan Boim . Mereka berkelahi, akhirnya Boim dan Bokir dapat di bunuh oleh Kapten.
Sementara itu, melihat kematian Kapten, semakin geramlah Karto pada Kapten. Karto sudah merasa terganggu akan kehadiran Kapten, dan berniat menghabisinya. Maka berangkatlah ia ke Kapal Kapten yang terombang ambing di laut. Namun belum lagi niatnya tercapai, Karto sudah di todong dengan pistol oleh Kapten, sehingga niat untuk membunuhnya pun gagal. Bahkan Kapten berhasil membongkar tentang kematian Johanes suami Maria yang mati dibunuh oleh Karto bukan atas badai seperti apa yang Karto bilang pada Maria dan orang-orang sekitarnya.
Kapten menyuruh Karto untuk pergi, namun kepergian Karto ke daratan adalah dengan tujuan untuk membunuh Maria dan Kiki agar tidak merepotkanya. Sesampai di rumah, Karto tidak mendapatkan Maria dan Kiki. Ia menduga pasti mereka berada di menara Biran. Segera Karto ke menara Biran dan mendapati Maria dan Kiki di sana ketika sedang menuju pantai tempat Kapten berada. Akhirnya Karto menyandera Maria, Kiki dan Biran, sementara Ari di suruh Karto untuk memberitahu Kapten agar ia datang ke menara dengan ultimatum dalam 1 jam maka mati 1 orang jika tidak datang, begitu seterusnya.
Di dalam kapal, Kapten berusaha menghubungi polisi lewat radio yang telah di perbaiki untuk menyelamatkan Maria dan Kiki dari sandraan Karto setelah Ari berhasil menghubunginya. Maka ketika polisi sudah datang, Kapten segera membawa mereka menuju menara untuk menyelamatkan. Namun Kapten tidak langsung muncul karena ia akan langsung di tembak. Sehingga Karto menjadi geram, apalagi setelah Kapten berhasil memberitahu siapa pembunuh Johanes sebenarnya pada Maria, maka Maria pun marah dan membentur benturkan kepala Karto.
Melalui bantuan helicopter, Maria, Kiki dan Biran dapat di selamatkan, sementara itu Karto sendiri akhirnya tewas setelah jatuh dari atas menara sedangkan Jenasah Johanes yang tinggal tengkoraknya saja, akhirnya di lakukan penguburan yang di saksikan oleh para anggota poisi.

Tuesday, April 5, 2011

ANGLING DARMA 2 "PEMBERONTAKAN BATIK MADRIM"



JUDUL FILM : ANGLING DARMA 2 : PEMBERONTAKAN BATIK MADRIM
SUTRADARA : TORRO MARGENS
PRODUKSI : PT. ELANG PERKASA FILM
CERITA : ARMANTONO
PRODUSER : HASOEK SOEBROTO
TAHUN PROD : 1992
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : BARRY PRIMA, BARON HERMANTO, GITTY SRINITA, WINKY HARUN,

SINOPSIS :
Prabu Angling Darma (Barry Prima) raja Malwapati mendapatkan tugas dari dewata untuk bertapa dengan cara memberantas ketidak adilan dengan berkelana di temani oleh Patih Batik Madrim (Baron Hermanto) dan Klungsur (Winky Harun) pembantunya. Padahal kemesraan bersama istrinya Dewi Anggorowati (Gitty Srinita) belumlah lama. Angling Darma berkelana dengan menumpas ketidak adilan dimuka bumi. Sementara Dewi Anggorowati ditinggalkan di istana setelah sebelumnya tampuk pemerintahan ia wakilkan pada Batik Madrim, namun ia menolak dan ingin mendampingi Angling Darma sebagai bentuk pengabdiannya.
Sementara itu di kerajaan Kertanegara, Raja Basunanda menerima utusan lamaran dari Prabu Panca Kencono untuk melamar putrinya. Namun Lamaran tersebut di tolak oleh Raja Basunanda. Utusan Prabu Panca Kencono marah dan membawa sukma putri Raja sehingga keadaannya seperti orang tidur. Berbagai cara telah ia coba untuk menyembuhkan putrinya termasuk memanggil para kesatria namun tidak ada satupun yang mampu. Hingga akhirnya Raja Basunanda membuat sayembara , barang siapa mampu menyembuhkan putrinya, maka jika ia laki-laki akan dijadikan suami anaknya sedangkan jika ia perempuan akan dijadikan anak angkatnya.
Angling Darma dan Batik Madrim yang telah sampai di Kertanegara pun mendengar sayembara tersebut. Akhirnya keduanya mengikuti Sayembara tersebut untuk dapat menyelamatkan putri raja. Batik Madrim terlebih dahulu meminta ijin pada Angling Darma untuk diberi kesempatan mengikuti sayembara. Namun Angling Darma rupanya tahu kesulitan yang di hadapi Batik madrim di alam sukma sana, sehingga iapun keluar dari raganya untuk menghadapi musuh di alam sukma. Batik madrim berhasil melumpuhkan musuhnya dan berhasil menyembuhkan putri raja. Sementara itu Batik Madrim merasa kecewa dibuatnya namun tidak bias berbuat apa-apa. Hingga akhirnya Angling Darma di nikahkan dengan putri Raja yang ikut dalam pengembaraan. Sementara itu diam-diam Batik Madrim memendam kekecewaan.
****
Dalam pengelanaan Angling Darma bersama istri barunya, di tengah hutan ia di ganggu oleh anak buah Prabu Pancakencono yang memaksa Angling Darma harus meninggalkan raganya untuk menghadapi musuhnya. Melihat suaminya diam saja, membuat istrinya Ken Setyawati minta dipulangkan ke Kertanegara. Hal ini di manfaatkan oleh Batik Madrim untuk masuk ke raga Angling Darma ketika sedang keluar sukmanya. Batik Madrim merasuk kedalam tubuh Angling Darma dan segera pulang ke Malwapati untuk menemui Dewi Anggorowati.
Namun Dewi Anggorowati menemukan kejanggalan demi kejanggalan yang dilakukan oleh suaminya. Hingga akhirnya ia berhasil memaksa Batik Madrim yang berada di dalam tubuh Suaminya untuk keluar. Saat itulah Sukma Angling Darma berhasil masuk kedalam raganya. Dewi ANggorowati menemukan kembali suami sebenarnya.
Ketika dalam pertarungan melawan Prabu Pancakencono, Angling Darma terlihat terdesak dan tidak mampu menghadapinya. Maka saat itulah untuk menebus kesalahannya, Batik Madrim menghadapi Prabu Pancakencono dengan ajian pamungkas pelebur sukma yang hanya dapat digunakan sekali seumur hidup. Batik Madrim berhasil mengalahkan Pancakencono, namun akhirnya ia harus tewas.

Saturday, April 2, 2011

ANAK-ANAK GASS DALAM ELEGI BUAT NANA


JUDUL FILM : ANAK-ANAK GASS (ELEGI BUAT NANA)
SUTRADARA : EDDY SUHENDRO
PRODUKSI : PT. ELANG PERKASA FILM
PRODUSER : ANAK-ANAK GASSS
TAHUN PROD : 1989
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : RYAN HIDAYAT, RIA IRAWAN, GITO GILAS, DEASY RATNASARI, ADI BAGUS, RINA HASTITI, WD MOCHTAR

SINOPSIS :
Reo Reseh (Ryan Hidayat) dan Bimo (Gito Gilas) serta John(R Adi) sedang menyaksikan suting video lagu yang dinyanyikan oleh Nana (Ria Irawan). Di sela-sela break suting, Reo mendekati Nana dan berlagak sebagai pencipta lagu untuk dapat meminta alamat Nana. Namun bagi nana sendiri, nyanyi adalah hanya sekedar hobi. Alih-alih Nana yang akan memberikan alamat, namun sayang teman Nana, Ri Hapsari nyosor duluan dan memberikan alamat pada Ryan. Bidikan Reo adalan Nana tapi tidak berhasil mendapatkannya. Merasa tidak mau memiliki alamat Rihapsari, maka alamat yang diberikan pada Reo diberikan pada temannya, John.
John yang ngebet ingin berkenalan dengan Rihapsari akhirnya diam-diam datang kerumahnya dan diterima langsung oleh Rihapsari, namun sayang John tidak tahu kalau itu adalah Rihapsari, sehingga ia dikerjainnya. Rihapsari menyuruh Iyem pembantunya untuk mengaku sebagai dirinya, karena ia tidak merasa memberikan alamat padanya. John kaget karena yang keluar ternyata lain dari yang di bayangkan. Akhirnya John buru-buru pulang. Ditengah jalan ia bertemu Reo, maka tahulah John bahwa cewek yang keluar bukanlah Rihapsari. Sementara itu Bimo datang dan menyuruh Reo untuk mencoba mobilnya yang telah di tune up. Reo dan John kemuadian datang kerumah Enyoi (Andreas). Di rumah Enyoi terdapat cewek-cewek yang sedang diajar musik oleh Enyoi, namun ternyata Enyoi adalah guru musik gadungan, ketika Reo dan John datang dengan menyindir Enyoi. Reo akhirnya jalan-jalan mengantar cewek-cewek yang berada di rumah Enyoi (Andreas) karena dianggap mampu mengajar musik, padahal sebenarnya hanya akal-akalan saja. Selepas dari mengantar cewek-cewek, Reo pulang dan melihat Bimo sedang memakai sarung. Dikiranya Reo dan adik John baru berbuat yang tidak-tidak, namun berkat penjelasannya akhirnya Reo dan John mengerti.
*****
Reo dan kawan-kawan pergi jalan-jalan menggunakan mobilnya. Ditengah jalan ia menolong Nana dan kawan-kawan. Nana hampir pingsan dan daranya keluar dari hidung. Akhirnya Nana di bawa kerumah sakit oleh Reo dan kawan-kawan. Sewaktu pulang dari rumah sakit Reo menghafalkan nomor sal tempat di mana nana di rawat. Esok harinya Reo membeli bunga yang yang di peruntukkan untuk Nana dan berangkat ke rumah sakit tanpa sepengetahuan teman-teman. Namun sesampai di parkiran rumah sakit, Reo kepergok teman-temannya. Akhirnya mereka bergabung menuju kamar di mana Nana di rawat. Namun sayang sekali ternyata sampai kamar yang di tuju, orang yang di cari tidak ada dan sudah berganti pasien seorang nenek. Terpaksa bunga dan apel yang terpaksa sudah dikasih Ia tinggalkan. Nana sudah kembali kerumah. Akhirnya mereka pun lost kontak dimana harus menemui Nana.
Namun Bimo berhasil mendapatkan alamat Nana. Bimo pun dengan cepat memberikannya kepada Reo yang langsung ditanggapi dengan mendatangi kantor Nana yang kebetulan mau mengadakan festival Band. Reopun di ajak untuk mengikuti festival tersebut. Akhirnya Reo berterus terang pada Nana kalau dirinya ingin mengenal Nana. Ketika mereka sedang asyik ngobrol, datanglah peserta yang mau mendaftar untuk menjadi peserta lomba festival band yang diterima Nana. Merasa di cuekin, akhirnya Reopun pulang. Namun sesampai di rumah ia merenung kenapa tidak ikut festival saja Bandnya. Esoknya Reo memutuskan ikut festival dan mendaftarkan bandnya.
*****
Untuk menghadapi festival yang akan di ikuti, anak-anak Gass, Reo dan kawan-kawannya berlatih keras. Setelah mendaftar mengikuti festival, Reo semakin gencar mendekati Nana dengan berbagai alas an. Suatu hari Reo pura-pura ingin konsultasi dengan Nana, namun Nana yang akan kerumah sakit menolaknya. Meski awalnya di tolak namun akhirnya Nana mengijinkan Reo untuk konsultasi sambil menuju rumah sakit. Dirumah sakit sudah menunggu dokter Hendro yang menangani penyakit Nana, Ayah (WD Mochtar) dan Ibu (Rina Hashim) Nana. Mereka sedang membahas penyakit Nana yang sudah kronis. Leukemia Kronis.
Kedatangan Nana disambut oleh dokter Hendro. Namun setelah memberitahu penyakitnya, Nana menjadi sedih dan pamit keluar duluan. Reo dibuat bingung oleh Nana atas sikapnya yang berubah setelah keluar dari ruang dokter. Apalagi setelah Nana mengibaratkan jangan memetik bunga itu yang indah namun berumur pendek. Bahkan Nana tidak mau ditemenin Reo lagi. Reo menjadi bingung, dan menceritakan pada teman-teman bandnya. Akhirnya Bimo memberi kesimpulan kalau maksud Nana mengatakan Bunga itu indah dan berumur pendek, maka jangan di petik adalah untuk menyemangati band mereka yang ikut festival dank arena Nana ketua panitia maka ia ingin di beri keistimewaan. Akhirnya untuk memberi kejutan pada Nana sang ketua panitia, Reo membuat lagu untuk Nana yang akan di nyanyikan pada saat festival.
Dirumah, Ayah dan Ibu Nana akhirnya mengetahui kalau Nana mencintai Reo, namun tidak mau menyakitinya karena sebentar lagi Nana akan meninggalkan Reo. Sedangkan Reo dibuat bingung atas tingkah Nana. Di kantor ia tidak menemukan Nana, Dessy (Dessy Ratnasari) bahkan menyuruh Reo untuk tidak lagi mencari Nana. Namun Dessy meyakinkan kalau Nana akan datang pada malam final.
****
Akhirnya malam final pun tiba, namun Nana yang ditunggu-tunggu tidak juga datang. Hal ini menurunkan semangat anak-anak Gass terutama Reo, namun Bimo meyakinkan pada Reo bahwa Nana ada dan ini adalah kesempatan terbaik karena kapan lagi akan masuk final. Bimo pun menemua Nana untuk meyakinkan Reo. Nana tidak mau menemui reo dan hanya menitipkan surat pada Reo lewat Bimo yang harus diberikan setelah festival usai.
Setelah festival usai, Band Gass menjadi pemenang festival. Orang yang pertama kali di cari oleh Reo adalah Nana, namun sayang Nana sudah pulang. Bimo pun menyerahkan surat dari Nana untuk Reo yang dititipkannya.
Setelah membaca surat dari Nana, Reo akhirnya tahu penyakit Nana. Dan Nana akan berobat ke LA. Esok harinya Reo dan anak-anak Gass mengejar Nana ke Airport, namun Sayang Reo tidak dapat bertemu dengan Nana karena ia sudah masuk kedalam.
***
Melihat adegan terakhir, seperti melihat film AADC dimana cinta tidak dapat menemui Rangga. Sedikit mirip walau agak beda jg sih….

Mau Uang Mengalir Ke Rekening Anda? Klik Disini