Mau Uang dengan Investasi Sekali? Klik disini

Showing posts with label Film Silat. Show all posts
Showing posts with label Film Silat. Show all posts

Monday, June 13, 2011

JOHAN SAIMIMA DALAM FILM 'LELAKI SEJATI'



JUDUL FILM : LELAKI SEJATI
SUTRADARA : DANU UMBARA
PRODUSER : NY LEONITA SUTOPO
SKENARIO : WISNU MOURADHY
PRODUKSI : PT. INEM FILM
TAHUN PRODUKSI : 1984
JENIS : FILM DRAMA-LAGA
PEMAIN : JOHAN SAIMIMA, YAN BASTIAN, AVENT CHRISTIE, TANAKA, ERNA SANTOSO, FANNY BAUTY, TUTI WASIAT, NANDA JALADARA

SINOPSIS :

Tuti (Tuti Wasiat) dan adiknya (Nanda Jaladara) sedang berjalan menuntun sepedannya, namun tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Parlan Antonio Subrata (Avent Christie) yang mengganggunya dan berusaha untuk memperkosa Tuti. Merasa dirinya terancam, Tuti mencoba membela diri sekuatnya, sementara itu adiknya berusaha mencari pertolongan kepada Hendra (Johan Saimima) yang juga merupakan pacar Tuti. Namun sayang kedatangan Hendra dan kawan-kawan terlambat di lokasi kejadian. Ia mendapati Tuti sudah lemas dan tidak berdaya. Akhirnya Tuti meninggal di pangkuan Hendra. Namun sebelum meninggal Tuti memberitahukan pada Hendra kalau dirinya masih suci. Sepeninggal Tuti, hanya berbekal barang bukti kunci motor, Hendra mencurigai pelaku yang telah membunuh Tuti.

Maka untuk menuntut kematian Tuti, Ia datang ke rumah Subrata Alexander(Yan Bastian) kakak dari Parlan yang merupakan pelaku utama. Namun Subrata yang juga teman dari Hendra tidak mempercayai akan tindakan adiknya. Agar lebih jelasnya, Subrata menanyakan langsung pada Parlan, namun Parlan mengancam Hendra akan membeberkan bisnis Subrata yang kotor jika ia memberitahukan pada Hendra.

Akhirnya Hendra mengetahui rahasia Subrata dari Linda (Fanny Bauty) salah seorang anak buah Subrata yang ingin menuntut balas. Sementara itu seorang polisi wanita (Erna Santoso) menyamar kerumah Subrata untuk menjadi anak buahnya. Namun Subrata sudah curiga dari awal dan menyuruh anak buahnya untuk selalu mengawasi gerak geriknya.

Meski Parlan tidak bisa di sentuh oleh Hendra namun suatu saat akhirnya Parlan berhasil dilumpuhkan Hendra, karena tujuan utamanya bukanlah untuk membunuh Parlan namun tujuan utama Hendra adalah untuk membantu polisi. Sedangkan Subrata sendiri juga berhasil di tangkap akan kejahatannya.

Monday, June 6, 2011

WD MOCHTAR DALAM FILM PAK SAKERAH



JUDUL FILM : PAK SAKERAH
SUTRADARA : BZ KADARYONO
PRODUSER : SUSANTO WIJAYA
SKENARIO : BZ KADARYONO
PRODUKSI : PT. MERDEKA JAYA PUTRA FILM
TAHUN PROD : 1982
JENIS : FILM LEGENDA
PEMAIN : WD MOCHTAR, ALAN NUARI, MINATI ATMANEGARA, CHINTAMI ATMANEGARA, TIEN KADARYONO, USBANDA, CHAIDAR DJAFAR , SOFIA WD

SINOPSIS :

Pak Sakerah adalah jagoan dari Bangil pada masa Belanda. Sakerah(WD Mochtar) merupakan jagoan yang di takuti oleh Belanda maupun para antek-anteknya, pribumi yang berkhianat terhadap bangsanya sendiri.

Pak Sakerah menghalangi para cecunguk Belanda yang ingin merampas tanahnya. Pengkhianat-pengkhianat ini bekerja pada meneer Belanda, Van De Reck. Dengan memungut pajak yang tinggi, mereka akhirnya akan merampas tanahnya apabila tidak mampu membayar pajak.

Sakerah adalah seorang Mandor di pabrik gula yang mengkoordinir anak buahnya di kebun tebu. Sakerah memiliki dua orang istri, Kinten (Tien Kadaryono) istri tuanya dan Marlena (Minati Atmanegara) istri mudanya. Meski kedua istrinya tinggal dalam satu atap, namun kedua istri Sakerah sangat rukun. Disamping kedua istrinya, di rumah juga tinggal Brudin (Alan Nuari) yang dititipkan pada Sakerah. Tinggal bersama pamannya membuat Brudin angkuh dan Sombong. Kerjaannya adalah berjudi dan menggoda wanita. Seringkali Brudin meminta uang pada Marlena istri muda Sakerah ketika Sakerah dan istri tuanya tidak ada dirumah. Karena beberapa kali merasa terancam, terpaksa Marlena memberikan uang , bahkan kalung yang dimiliki agar tidak di goda oleh Brudin.

Sakerah sendiri terkenal Alim dan selalu membela kaum negerinya sendiri, namun Sakerah memiliki kelemahan yaitu suka nonton Tayub tandak Samirah.
Suatu hari di pabrik tebu, Sakerah mendapat laporan dari anak buahnya akan kesewenang-wenangan tuan Markus yang akhirnya melalui senjata celurit yang selalu di bawaanya Sakerah membunuh Tuan Markus. Sakerah pun akhirnya menjadi buronan para petinggi Belanda. Sakerah cukutap licin dan tidak tertangkap. Namun akhirnya Sakerah berhasil di tangkap ketika sedang bersembunyi di rumah Ibunya, karena mereka menyandera Ibunya. Sakerah di jebloskan ke penjara.

Di dalam penjara, Sakerah tidak tinggal diam. Ketika mendapat laporan dari temannya yang menjenguknya, Patas, bahwa kompeni semakin merajalela dan kekurangajaran Brudin yang telah berkhianat dan menggoda istri mudanya, membuat Sakerah berhasil meloloskan diberi dari penjara. Sakerah memiliki kekuatan untuk melenturkan besi sehingga berhasil keluar.

Selama dalam pelarian, Sakerah di sembunyikan oleh Patas di suatu tempat yang hanya di ketahui berdua. Sakerah juga membunuhi para antek-antek kompeni sehingga meresahkan mereka, namun demikian persembunyiannya tidak dapat mereka ketahui. Untuk menangkap Sakerah, akhirnya mereka menggunakan siasat dengan memanggil jago silat yang juga murid satu perguruan dengan Sakerah. Bakri dan kawannya di panggil untuk membantu kompeni dengan imbalan sejumlah uang, karena kedua orang inilah yang mengetahui kelemahan Sakerah. Usaha memancing keluar sakerah berkali-kali di lakukan dengan melakukan pertunjukkan tayub. Setelah beberapa kali di adakan pertunjukkan akhirnya Sakerah muncul dan dapat di perdaya. Sakerah tertangkap.
Melaui pengadilan Bangil, akhirnya setelah di adili, Sakerah di vonis hukuman gantung sampai mati. Meski demikian, Sakerah berjanji meski ia mati namun semangat Sakerah akan tetap hidup. Sebelum di gantung, permintaan Sakerah terakhir adalah untuk melakukan Sholat subuh.
******

Thursday, May 19, 2011

PERMAINAN DI BULAN DESEMBER


JUDUL FILM : PERMAINAN DI BULAN DESEMBER
SUTRADARA : NICO PELAMONIA
PRODUSER : M SUKMAJAYA, Drs SYUMAN DJAYA
CERITA : MIRA W
SKENARIO : Drs. SYUMAN DJAYA
PRODUKSI : PT. MATARI ARTIS JAYA FILM
TAHUN PROD : 1980
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : ROY MARTIN, ROBBY SUGARA, SUZANNA, EVA ARNAZ, NANI WIDJAYA, ZAINAL ABIDIN, IDA KUSUMAH, RINA HASHIM

SINOPSIS :

Anton (Roy Marten) menjadi buronan polisi setelah di tuduh memperkosa seorang gadis Hera, ketika dalam pesta. Padahal, Anton tidak pernah melakukannya, namun yang melakukannya adalah Ayub teman Anton. Untuk menghindari kejaran polisi, Anton memacu mobilnya kencang-kencang keluar kota hingga ia kecelakaan dan ditangkap polisi. Dalam keadaan terluka parah, Anton dibawa ke sebuah rumah sakit kecil di kota yang juga kecil dengan pengawalan polisi.

Anton menjadi pasien dokter Kusno (Robby Sugara) yang menanganinya dengan di bantu oleh suster Yosi (Suzanna). Suster Yosi adalah seorang suster yang bercita-cita ingin jadi biarawati karena sudah mendapatkan panggilan dari Tuhan. Selama masa penyembuhan, Anton di tempatkan satu sal dengan Pak Salim yang kesal dengan suara ngorok Anton yang sangat mengganggu. Perilaku Anton disengaja. Sementara itu, Suster Yosi menjadi perawat Anton yang bertindak semaunya padanya. Namun perilaku Anton yang cuek tersebut mendapat tempat tersendiri di hati Yosi. Bahkan ketika Anton akan di bawa oleh polisi tiga hari kedepan, Yosi menjadi tidak enak hati. Agaknya telah tumbuh benih-benih cinta di dalam diri Yosi terhadap Anton meski di lain sisi ia juga memikirkan akan keinginannya untuk menjadi Biarawati.

Ketika hari yang ditentukan tiba, Anton siap untuk di bawa ke Jakarta oleh polisi. Karena belum seratus persen sembuh, Anton masih menggunakan kursi roda dengan didorong oleh Suster Yosi. Saat polisi lengah, Yosi yang sudah merencanakan untuk membantu pelarian Anton pun menyuruh polisi mencopot sepatu. Saat itulah Anton membawa Yosi untuk lari. Dalam pelarian, Yosi merelakan perhiasannya untuk di jual sebagai bekal perjalanan bersama Anton. Uang hasil penjualan perhiasan mereka gunakan untuk perjalanan menuju rumah pamannya. Pelarian Anton dan Yosi berlanjut hingga ia pulang kerumah Ibunya (Nani Wijaya). Namun saat itu polisi sudah menunggu kedatangan Anton. Akhirnya Anton tertangkap, namun kemudian di bebaskan karena Anton tidak terbukti bersalah. Ayub yang melakukan permerkosaan akhirnya menikahi Hera.

******
Anton akhirnya lulus kuliah, dalam penantian selama setahun ia ingin sekali bertemu dengan Yosi. Pada saat Natal, Anton menyusul Yosi di gereja untuk memberikan bunga. Namun sayang sekali, Yosi telah menjadi biarawati sesuai pilihannya. Anton tidak terima, untuk itu Anton kerap kali menemui Yosi. Akhirnya pertemuan tersebut pun diketahui oleh keluarga Yosi. Martin kakak Yosi menyuruh orang suruhan untuk memukuli Anton. Hasilnya muka Anton dirusak. Anton trauma dan tidak mau menemui siapapun termasuk Yosi yang sudah memutuskan untuk berhenti sebagai biarawati.
Untuk memperbaiki mukanya yang rusak, Anton melakukan operasi plastik, namun sampai saat itu, Yosi yang selalu setia ingin menemuinya tidak pernah berhasil karena Anton menolak untuk bertemu. Akhirnya Yosi kecelakaan setelah menunggu Anton di rumah sakit yang tidak ia temui. Saat itu barulah Anton sadar dan mau menemui Yosi. Namun sayang, semuanya telat. Yosi harus menderita kebutaan . dan berubah menjadi sangat sensitive. Yosi tidak mau di tolong oleh Anton. Untuk itulah ia meminta dokter Kusno yang menjemputnya. Dalam keadaan buta Yosi menjadi pemain piano di gereja dan ingin agar dentingannya di pindahkan kedalam piringan hitam. Suatu malam, Yosi merasa di buntuti seseorang, untuk itulah ia meminta dokter Kusno untuk menciumnya agar terlihat oleh orang yang membututi.

Akhirnya tibalah dokter Kusno untuk kembali ke rumah sakitnya sementara Yosi ditinggal di Jakarta. Untuk menjaga Yosi selama di Jakarta, ia meminta Anton untuk menyamar sebagai Bram yang bisu dan pincang agar Yosi mau menerimanya. Anton menjadi sopir Yosi untuk mengantarkan kemana ia pergi. Akhirnya Yosi mendapatkan Chemistry bersama dengan Bram meski ia pincang dan bisu. Meski Anton Sedih, namun ia mau melakukannya sebagai Bram. Bahkan Anton membingkai dan menggantung uang hasil nyopirnya karena cintanya pada Yosi. Anton bingkai hampir memenuhi ruangannya.
Sementara itu Yosi mulai curiga tentang siapa sebenarnya Bram, apakah ia memiliki luka di muka atau tidak. Itu yang ingin ia tanyakan pada pembantunya. Yosi merasa kalau Bram sebenarnya adalah Anton yang juga ia rindukan. Yosi melakukan berbagai cara untuk mengetahui siapa Bram sebenarnya. Akhirnya terkuaklah sudah, siapa Bram. Ia adalah Anton, orang yang pernah ia cintai.

*****

Permainan di bulan Desember merupakan salah satu film yang diangkat dari novel ternama karya Mira W dengan judul yang sama. Dengan durasi yang cukup panjang, film ini mampu di perankan secara baik oleh Suzanna.

Wednesday, May 18, 2011

YURIKE PRASTICA & JOHAN SAIMIMA DALAM FILM KECUBUNG SAKTI



JUDUL FILM : KECUBUNG SAKTI
SUTRADARA : WISJNU MOURADHY
PRODUSER : S WIDIRGA
TAHUN PROD : 1989
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : JOHAN SAIMIMA, YAN BASTIAN, DEVI IVONE, ESSIE LOUSIANA, YURIKE PRASTICA, ANGEL

SINOPSIS :

Kardun (Yan Bastian) dan Laksmi (DEVI IVONE) berniat hendak merebut cincin Mustika milik gurunya. Maka segeralah keduanya menyusun rencana untuk merebut cincin mustika yang memiliki kesaktian. Namun karena cincin tersebut melekat di jari gurunya, maka keduanya terpaksa memotong tangannya ketika gurunya tidur. Segeralah diambil tangan yang ada cincinnya, namun keanehan terjadi karena cincin tersebut dapat berpindah ketangan kirinya yang belum di potong. Segeralah gurunya menyembuhkan diri sendiri dengan cincinnya. Kardun dan Laksmi di kutuk akan hidup menderita.

*****

Beberapa tahun kemudian, Kardun dan laksmi tinggal di Bukit siluman bersama dua orang anaknya Myra dan Sriyati. Untuk mempertahankan agar tubuhnya tetap cantik, Laksmi harus meminum darah perawan. Maka dengan menggunakan kaki tangan dan juga kedua anak perempuannya, laksmi menyuruh mereka untuk menculik gadis-gadis kampung untuk kemudian diambil darahnya untuk diminum agar tetap awet muda.
Suatu hari Sriyati dihadang oleh Ki Sarju dan anak buahnya yang memergoki Sriyati yang tengah membawa gadis korban penculikan. Pertarungan pun terjadi. Sriyati terdesak, namun ditolong oleh pemuda bernama Indra(Johan Saimima). Bahkan Sriyati di antar hingga ke bukit Siluman Oleh Indra. Setelah turun, Ki Sarju melaporkan Indra pada Haji Lurah, guru dari Indra. Maka Indra di beri peringatan karena telah menolong orang yang salah, meski dia perempuan.

Sementara itu Kardun dan Laksmi berusaha untuk memanfaatkan murid Haji Lurah lainnya bernama Baruna. Baruna secara diam-diam berkhianat pada Haji Lurah dan menjadi antek-antek Kardun setelah ia di berikan wanita yang di culik oleh Sriyati, Marni. Marni di perkosa lalu di bunuh oleh Baruna. Marda kakak Marni marah dan berusaha untuk mencari siapa pembunuh adiknya. Setelah berhasil memperkosa Marni, Baruna ditugaskan untuk mencuri cincin Mustika milik gurunya namun tidak pernah berhasil.

Haji Lurah memiliki tiga orang murid yaitu, Baruna, Indra dan Safitri. Baruna sendiri menaruh hati pada Safitri namun tidak kesampaian. Hingga suatu malam, baruna di tugaskan untuk menculik safitri, namun berhasil di gagalkan oleh Indra. Tujuan dari penculikan Safitri adalah agar dapat di tukar dengan cincin Mustika. Sementara itu saudara kembar Marni yang telah mati dibunuh setelah di perkosa, Harni (Yurike Prastica) datang ke rumah Marda kakaknya. Ia bertekat akan menuntut kematian saudara kembarnya.

Tidak berhasil menculik Safitri membuat Kardun harus turun tangan sendiri. Ia berhasil menculik Safitri, dan memaksa Haji Lurah untuk bertarung dengannya. Akhirnya Kardun dan Keluarganya berhasil di tumpas. Sedang Baruna yang telah berkhianat juga berhasil di bunuh.

Monday, May 9, 2011

LEO CHANDRA & ENNY BEATRICE DALAM FILM DUEL NAGA WULUNG



JUDUL FILM : DUEL NAGA WULUNG
SUTRADARA : DASRI YACOB
PRODUKSI : PT. INEM FILM
SKENARIO : PIETRAJAYA BURNAMA
PRODUSER : NY LEONITA SUTOPO
TAHUN : 1982
JENIS : FILM LAGA
PEMAIN : LEO CHANDRA, ENNY BEATRICE, AVENT CHRISTIE, ANITA CAROLINE, BOY TIRAYOH, DASRI YACOB, PIETRAJAYA BURNAMA

SINOPSIS :

Surian (Leo Chandra) menolong seorang wanita yang sedang di ganggu oleh Jarot (Avent Christie). Jarot pun marah pada Surian karena merasa telah diganggu oleh Surian, apalagi Surian telah memiliki Midah (Enny Beatrice) wanita yang juga ia cintai. Akhirnya Jarot memutuskan tali pertemanan dengan Surian. Padahal Surian dan Jarot adalah teman dekat semenjak masih kanak-kanak. Jarot pergi dengan membawa dendam.

Suatu hari Jarot menyuruh Surian untuk datang ke Bukit Ranti. Setelah berpamitan dengan Midah, maka segera Surian pergi ke Bukit Ranti untuk menghadapi pertarungan dengan Jarot. Kali ini Jarot kalah dan mengancam Surian. Akhirnya Surian dapat pulang dan kembali berkumpul dengan anak dan istrinya.

Ketika Surian dan Midah serta Dimas sedang dalam penggembalaan kerbau, tiba-tiba ia di serang orang tak di kenal dengan panah beracun. Surian terkena panah di tangannya dan menyuruh Midah pergi menyelamatkan diri. Setelah itu dengan menaiki kuda, Surian bergegas pergi ke tempat gurunya (Pietrajaya Burnama) untuk di sembuhkan. Proses penyembuhan pun selesai, segera lah Surian pulang kerumah. Namun apadaya, sesampai dirumah ia menyaksikan rumahnya telah hangus di bakar oleh Jarot dan anak buahnya. Jarot datang untuk memperkosa Midah, dan akhirnya membakar hidup-hidup Midah dan anaknya. Adik Ipar Surian, Murni memberitahukan pada Surian kalau Jarotlah pelakunya. Akhirnya karena Surian ingat akan persahabatan dengan Jarot yang pernah menolongnya, Surian pergi mengasingkan diri.

Namun Jarot penasaran, dan memancing keluar Surian dengan menculik adik iparnya Murni. Mendengar istrinya di culik orang-orang jarot, Suami Murni (johan Saimima) marah dan segera mencari Jarot. Sementara itu Murni berhasil lolos dari tangan Jarot dan sampai ke padepokan baru tempat Surian mengasingkan diri. Atas Informasi yang di peroleh dari Murni, terpaksa Surian keluar dari persembunyiannya, karena tindak tanduk Jarot sudah diluar batas dengan menculik para wanita dan merampok.
Jebakan pun dibuat Jarot untuk membunuh Surian. Melalui tangan Nyi Rasmi, akhirnya Jarot dapat terperangkap dan terkena racunnya. Namun demikian, Nyi Rasmi mati terbunuh oleh Surian. Surian sendiri pingsan akibat terkena racun yang ganas. Ia di tolong oleh gurunya. Untuk menyembuhkan racunnya, Surian harus terkena racun yang lebih ganas. Akhirnya Surian pun dapat sembuh dari racun setelah terkena racun yang lebih ganas.

Duel terakhir pun terjadi. Surian akhirnya mampu membunuh Jarot.

Thursday, April 7, 2011

BARRY PRIMA DAN MURTISARI DEWI DALAM FILM ANGLING DARMA 3



JUDUL FILM : ANGLING DARMA 3 : PEMBURU DARI NERAKA
SUTRADARA : SA KARIM
PRODUSER : KAONAWAN SUMIRAH
CERITA : BAMBANG ADI PITOYO
PRODUKSI : PT. ELANG PERKASA FILM
TAHUN PROD : 1994
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : BARRY PRIMA, FENDY PRADANA, MURTISARI DEWI, BARON HERMANTO, ERNA SANTOSO, KEN KEN

SINOPSIS :
Prabu Angling Darma (Barry Prima) menginginkan anaknya Angling Kusuma (Fendy Pradana) untuk segera memiliki pendamping hidup. Salah satu cara yang di tempuh oleh Angling Darma adalah dengan mengadakan sayembara bagi para putri yang di lakukan oleh Angling Darma agar Angling Kusuma dapat memilihnya. Namun pikiran Ayahanda Angling Darma tidak sejalan dengan Angling Kusuma yang merasa sudah dewasa. Sehingga Angling Kusuma menolaknya dan memilih mengembara untuk membuktikan kalau ia sudah dewasa. Dan seperti petuah ibunya (Erna Santoso), adat di Malawapati sebelum mencari jodoh adalah dengan mengembara.
Akhirnya Angling Kusuma di temani oleh abdi Malawapati yang paling setia, Klungsur pergi mengembara. Di istana sendiri, akhirnya kedatangan dewi dewi cantik yang mengikuti sayembara, namun sayang Angling Kusuma sendiri sudah tidak ada. Sehingga Angling Darma merasa kecewa dibuatnya.
Pada suatu malam Angling Darma mendengar suara yang member peringatan yang mengingatkan peristiwa 20 tahun yang lalu dimana Prabu Angling Darma telah membunuh Prabu pancaknyono. Meski alas an yang di berikan adalah benar, namun Ayah Pancaknyono, Brojo Sakti (Baron Hermanto) tidak terima atas kematian anaknya. Brojo Sakti yang sedang menyelesaikan tapanya berniat akan membalas dendam pada Angling Darma dan keluarganya. Namun Prabu Angling Darma masih memiliki waktu 40 hari untuk mempersiapkannya, karena Brojo Sakti setelah selesai bertapa, masih ada hal yang harus di kerjakan selama 40 hari, yaitu salah satunya adalah harus mengajarkan ilmunya. Ilmu Aji Mundijati Sasongko Jati, yaitu ilmu yang intinya adalah kasih sayang.
Sementara itu di Arcamanik, Begawan Sentanu menerima pinangan dari Prabu Surowiseso (Ken ken) dari Engku Braja untuk meminang putrinya Senggono Retno (Murtisari Dewi) namun pinangan tersebut di tolak oleh Senggono Retno karena tidak suka pada Prabu Surowiseso. Prabu Surowiseso marah atas penolakan lamarannya. Ia menyerang Arcamanik, dan berniat menghancurkannya. Begawan Sentanu dan Senggono Retno menghadapi Surowiseso namun kelihatannya ia terdesak. Mendengar adanya perkelahian, Angling Kusumo yang kebetulan melintas akhirnya membantu Senggono Retno yang langsung jatuh hati pada pandangannya yang pertama. Melihat lawannya di tolong oleh Angling Kusumo membuat Surawisesa marah. Disaat bersamaan datanglah Brojo Sakti yang langsung menyerang dan melumpuhkan Surawisesa. Brojo Skti pun meninggalkan begitu saja Arcamanik. Sementara itu Angling Kusumo yang jatuh hati pada Senggono Retno akhirnya keduanya pun saling menyukai.
Kepergian Brojo Sakti ternyata tidak selamanya karena ia kembali lagi dan ingin mengangkat Angling Kusumo sebagai muridnya. Meski pada awalnya menolak, namun demi Arcamanik yang akan di hancurkan apabila Angling Kusumo tidak mau jadi muridnya, akhirnya ia mau menuruti Brojo Sakti untuk diturunkan ilmunya. Dalam proses transfer ilmu, Angling Darma mengetahui caranya dan bermaksud mencegahnya, namun sayang sekali Angling Darma tidak mampu mencegahnya. Ia pun membiarkan Angling Kusumo yang belum tahu siapa Brojo Musti sebenarnya untuk mendapatkan ilmunya. Setelah ilmu ia terima, Angling Kusumo lantas pulang ke Malawapati untuk kembali. Namun ia tidak langsung masuk istana,namun mendunggu di perbatasan dengan menyuruh kurirnya menyampaikan Surat tantangan pada ayahnya. Akhirnya Angling Darma menyanggupi dan menginginkan anaknya telah dewasa.
Disaat pertarungan antara ayah dan anak berlangsung, datanglah Brojo Sakti yang ingin menghabisi keduanya. Sementara itu Angling Kusumo baru tahu siapa Brojo Musti sebenarnya. Meski terlihat frustasi, namun akhirnya Angling Kusumo lebih membela ayahnya. Mereka bertiga bertarung, disaat yang bersamaan muncullah Senggono Retno yang membantu kekasihnya Angling Kusumo. Akhirnya ilmu Brojo Sakti dapat dikalahkan karena kasih sayang antara ayah, anak dan calon memantunya. Ilmu yang dimiliki oleh Brojo Sakti adalah intinya tentang kasih sayang, sehingga ketika ketiga orang tersebut dengan penuh kasih sayang mampu mengalahkan Brojo Sakti yang ilmunya lebih tinggi.

Tuesday, April 5, 2011

ANGLING DARMA 2 "PEMBERONTAKAN BATIK MADRIM"



JUDUL FILM : ANGLING DARMA 2 : PEMBERONTAKAN BATIK MADRIM
SUTRADARA : TORRO MARGENS
PRODUKSI : PT. ELANG PERKASA FILM
CERITA : ARMANTONO
PRODUSER : HASOEK SOEBROTO
TAHUN PROD : 1992
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : BARRY PRIMA, BARON HERMANTO, GITTY SRINITA, WINKY HARUN,

SINOPSIS :
Prabu Angling Darma (Barry Prima) raja Malwapati mendapatkan tugas dari dewata untuk bertapa dengan cara memberantas ketidak adilan dengan berkelana di temani oleh Patih Batik Madrim (Baron Hermanto) dan Klungsur (Winky Harun) pembantunya. Padahal kemesraan bersama istrinya Dewi Anggorowati (Gitty Srinita) belumlah lama. Angling Darma berkelana dengan menumpas ketidak adilan dimuka bumi. Sementara Dewi Anggorowati ditinggalkan di istana setelah sebelumnya tampuk pemerintahan ia wakilkan pada Batik Madrim, namun ia menolak dan ingin mendampingi Angling Darma sebagai bentuk pengabdiannya.
Sementara itu di kerajaan Kertanegara, Raja Basunanda menerima utusan lamaran dari Prabu Panca Kencono untuk melamar putrinya. Namun Lamaran tersebut di tolak oleh Raja Basunanda. Utusan Prabu Panca Kencono marah dan membawa sukma putri Raja sehingga keadaannya seperti orang tidur. Berbagai cara telah ia coba untuk menyembuhkan putrinya termasuk memanggil para kesatria namun tidak ada satupun yang mampu. Hingga akhirnya Raja Basunanda membuat sayembara , barang siapa mampu menyembuhkan putrinya, maka jika ia laki-laki akan dijadikan suami anaknya sedangkan jika ia perempuan akan dijadikan anak angkatnya.
Angling Darma dan Batik Madrim yang telah sampai di Kertanegara pun mendengar sayembara tersebut. Akhirnya keduanya mengikuti Sayembara tersebut untuk dapat menyelamatkan putri raja. Batik Madrim terlebih dahulu meminta ijin pada Angling Darma untuk diberi kesempatan mengikuti sayembara. Namun Angling Darma rupanya tahu kesulitan yang di hadapi Batik madrim di alam sukma sana, sehingga iapun keluar dari raganya untuk menghadapi musuh di alam sukma. Batik madrim berhasil melumpuhkan musuhnya dan berhasil menyembuhkan putri raja. Sementara itu Batik Madrim merasa kecewa dibuatnya namun tidak bias berbuat apa-apa. Hingga akhirnya Angling Darma di nikahkan dengan putri Raja yang ikut dalam pengembaraan. Sementara itu diam-diam Batik Madrim memendam kekecewaan.
****
Dalam pengelanaan Angling Darma bersama istri barunya, di tengah hutan ia di ganggu oleh anak buah Prabu Pancakencono yang memaksa Angling Darma harus meninggalkan raganya untuk menghadapi musuhnya. Melihat suaminya diam saja, membuat istrinya Ken Setyawati minta dipulangkan ke Kertanegara. Hal ini di manfaatkan oleh Batik Madrim untuk masuk ke raga Angling Darma ketika sedang keluar sukmanya. Batik Madrim merasuk kedalam tubuh Angling Darma dan segera pulang ke Malwapati untuk menemui Dewi Anggorowati.
Namun Dewi Anggorowati menemukan kejanggalan demi kejanggalan yang dilakukan oleh suaminya. Hingga akhirnya ia berhasil memaksa Batik Madrim yang berada di dalam tubuh Suaminya untuk keluar. Saat itulah Sukma Angling Darma berhasil masuk kedalam raganya. Dewi ANggorowati menemukan kembali suami sebenarnya.
Ketika dalam pertarungan melawan Prabu Pancakencono, Angling Darma terlihat terdesak dan tidak mampu menghadapinya. Maka saat itulah untuk menebus kesalahannya, Batik Madrim menghadapi Prabu Pancakencono dengan ajian pamungkas pelebur sukma yang hanya dapat digunakan sekali seumur hidup. Batik Madrim berhasil mengalahkan Pancakencono, namun akhirnya ia harus tewas.

Saturday, April 2, 2011

BARRY PRIMA DALAM FILM PENDEKAR BUKIT TENGKORAK


JUDUL FILM :PENDEKAR BUKIT TENGKORAK
SUTRADARA : PIET BURNAMA
PRODUKSI : PT KANTA INDAH FILM
CERITA : PIET BURNAMA
PRODUSER : HANDI MULJONO
TAHUN PROD : 1987
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : BARRY PRIMA, ADVENT BANGUN, WENNY ROSALIEN, ENNY CHARLIES, HASAN DOLLAR
SINOPSIS :
Aryo Pethak (Barry Prima) adalah seorang pendekar yang menebar maut dimana-mana bagi para pengikut Bargo Wirogo, pemeras yang juga menuntut balas pembunuh dari orang tua Aryo Pethak. Aryo Pethak memiliki dendam pada semua keluarga Bargo Wirogo. Namun demikian Aryo Pethak di elu-elukan oleh rakyat yang merasa tertolong.
Sementara itu Macan wulung (Advent Bangun) dalam setiap perjalanannya selalu di bayang-bayangi oleh lelaki tua bernama Menjangan tua (Kresno Basso). Dimana ada Macan Wulung disitu ada Menjangan Tua. Dalam suatu perjalanan Macan Wulung menemukan seorang wanita yang terpanah racun bernama Melati (Wenny Rosalien). Akhirnya ia menolongnya. Dengan bantuan dari Menjangan Tua akhirnya Melati berhasil di sembuhkan oleh Macan Wulung hingga akhirnya keduanya pun berlatih silat.
Aryo Pethak selalu membunuh para korbannya dan meninggalkan cunduk milik Melati. Tujuannya adalah agar Melati mencari dan mengejar Aryo Pethak. Melati dan Macan Wulung akhirnya bantu membantu untuk mencari Aryo Pethak. Dalam suatu perjalanan Macan Wulung mendapati Aryo Pethak yang akan membunuh korbannya meski ia sudah menyerah. Macan Wulung mencegah tindakan aryo Pethak, maka ia pun marah karena Macan Wulung tidak ada kaitannya dengan aryo pethak. Akhirnya Keduanya bersiap untuk berkelahi, namun disaat bersamaan datanglah Melati yang berhasil melerainya.
Akhirnya Aryo Pethak berhasil menemukan Bargo Wirogo. Aryo menuntut balas atas kematian kedua orangtuanya. Bargo Wirogo berhasil di lumpuhkan oleh Aryo Pethak. Namun sebelum Bargo Wirogo tewas, lagi-lagi Macan Wulung datang mencegahnya, karena tanpa harus menghunjamkan pedangya lagipun, Bargo Wirogo akan mati. Melihat kedatangan Macan Wulung yang selalu turut campur akan perbuatan Aryo Pethak, membuatnya berang. Maka akhirnya Aryo Pethak menantang Macan Wulung untuk bertarung di Bukit Tengkorak .
Pertarungan dua pendekar tersebut berlangsung imbang, meski melati datang untuk melerainya karena ia tidak mau di jadikan bahan pertarungan, namun akhirnya kedua pendekar tersebut melanjutkan perkelahian hingga akhirnya pertarungan dapat dimenangkan oleh Aryo Pethak.

Sunday, March 27, 2011

PANGKY SUWITO DALAM FILM SI AYUB DARI TELUK NAGA



JUDUL FILM : SI AYUB DARI TELUK NAGA
SUTRADARA : NAWI ISMAIL
PRODUKSI : PT. BUDIMAN PERMAI FILM
PRODUSER : SETIADI
TAHUN PROD : 1979
JENIS : FILM SILAT
PEMAIN : PANGKY SUWITO, YATTI OCTAVIA, MARLIA HARDY, WD MOCHTAR, ALFIAN, HADISYAM TAHAK, HUSIN LUBIS

SINOPSIS :
Jero adalah jagoan betawi yang sedang ngamuk hingga membuat seisi kampung dibuat kalang kabut. Akhirnya Jero dilaporkan kepada meneer Marsose untuk menangkap Jero. Namun sebelum kaki tangan menir datang, Jero sudah di lumpuhkan terlebih dahulu oleh Ayub (Pangky Suwito)yang ingin menggangu Mpok Dimah dan dirinya perjalanan. Setelah Jero menyerah, maka datanglah anak buah Wan Abud, Betok (WD Mochtar) dan kawannya untuk menangkap Jero dan menyerahkannya pada Tuan Fran De Break seorang Marsose, seolah-olah anak buahnya adalah pahlawannya. Jero pun di serahkan kepada marsose oleh anak buah Wan Abud seorang penjilat yang juga kaki tangan Belanda. Jeropun akhirnya di masukkan kedalam sel.
Sementara kalahnya Jero oleh seorang bocah ingusan membuat penasaran para jagoan di kampung tersebut. Ayub adalah seorang yatim piatu yang sejak kecil ikut ko Asiong, dan di ajarkan ilmu silat hingga dewasa, dan saatnya Ko Asiong pulang ke negeri leluhurnya di tanah Tiongkok. Akhirnya Ayub diserahkan oleh Asiong ke saudara angkatnya Nyi Dimah (Marlia Hardi) dan dijadikan menjadi anak angkatnya. Ayub di ajarkan ilmu bela diri dan juga belajar mengaji.
Suatu hari Ayub di suruh Nyi Dimah untuk memetik kelapa di kebon, namun tiba-tiba di kejutkan oleh teriakan seorang perempuan yang meminta tolong karena hendak di perkosa oleh Tatang dan kawan-kawan jagoan dari Pintu Air. Namun Ayub mampu menyelamatkan perempuan tersebut hingga akhirnya mengantarkan kerumahnya. Perempuan tersebut adalah Rogayah (Yati Octavia), sementara itu di penjara Marsose, Jero akhirnya bebas. Dalam perjalanan pulang, Jero bertemu kembali dengan Ayub. Jero ingin membalas dendam, namun sayang akhirnya ia juga kalah lagi.
********
Wan abud datang ke rumah Nyi Dimah untuk membeli kebon kelapanya dan rumahnya. Namun Nyi Dimah menolaknya. Wan abud mengancam akan melaporkannya pada Marsose.
Rogayah akhirnya datang kerumah Mpok Dimah untuk mengunjungi Ayub. Ketika dalam perjalanan menuju pulang dengan di antar Ayub, ditengah jalan keduanya di hadang oleh anak buah Wan Abud dan Bang Leman guru Jero. Ayub akhirnya berkelahi namun sayang sekali Jero dan gurunya Leman akhirnya berkelahi dan terbunuh oleh Ayub. Maka segeralah Betok dan hasan bergegas ke Tuan Frans De Break untuk mengabarkan kalau Ayub telah membunuh. Marsose akhirnya menyuruh anak buahnya untuk menangkap Ayub ke rumahnya. Namun sayang Ayub tidak ada dirumah karena sedang mengantar Rogayah. Akhirnya Nyi dimahlah yang dibawa menghadap ke Marsose.
Di kantor Marsose, Nyi Dimah di paksa tanda tangan oleh Wan Abud untuk menjual tanahnya dengan harga 1000 perak. Namun disaat bersamaan datanglah Ayub yang menyerahkan diri dengan syarat agar Marsose membebaskan Mpok Dimah, dan menggagalkan usaha Wan Abud. Usahanya berhasil, Ayub ditangkap dan Nyi Dimah di bebaskan. Akhirnya Ayub di penjara. Saat ayub di penjara, maka Rogayah menjenguknya ke penjara. Berbekal siasat yang di pakainya, akhirnya Rogayah berhasil menggunakan tipu muslihatnya untuk mengambil kunci pada penjaga penjara dan diserahkan pada Ayub untuk melarikan diri.
****
Setelah berhasil melarikan diri, Ayub langsung menuju rumah Rogayah dan menyuruhnya menyampaikan pada Nyi Dimah kalau ia sudah keluar bui dan kalau keadaan sudah aman Ayub akan kembali. Namun sesampai di rumah Nyi Dimah, Rogayah kaget karena ternyata Nyi Dimah sudah meninggal karena di bunuh anak buah wan Abud yang memaksanya menjual tanah. Nyi Dimah di bunuh oleh Betok dan kawannya. Walau Wan abud girang atas hasil yang diraih Betok untuk menguasai rumah Nyi Dimah, namun Wan abud kaget ketika harus menghadap Wan Abud karena Ayub kabur.
Sementara itu setelah mengetahui kematian Nyi Dimah, Ayub bermaksud menuntut balas pada Wan Abud. Ayub berhasil menumpas anak buah Wan Abud, dan berhasil mengambil kembali surat segel tanah yang telah di ambil paksa dari Nyi dimah.
****
Film produksi 1979 ini adalah salah satu film silat betawi yang menambah khasanah budaya bangsa dengan mengenalkan adat betawi.

Thursday, March 10, 2011

TONY HIDAYAT DALAM FILM JURUS-JURUS SAKTI


JUDUL FILM : JURUS JURUS SAKTI

SUTRADARA : BACHROEM HALILINTAR

PRODUKSI : PT INEM FILM

CERITA : SUDARMINTO

PRODUSER : NY LEONITA SUTOPO

TAHUN PROD : 1991

JENIS : FILM SILAT

PEMAIN : TONY HIDAYAT, IRA MAMBO, RAYMOND RAMBING, ARTHUR TOBING, ATIN MARTINO, JAMAL JENTAK

SINOPSIS :

Beno (Tony Hidayat) dan Ayu (Ira Mambo) di pelihara oleh kakeknya hingga dewasa setelah ayah mereka Bayu Geni (Atin Martino) mati dibunuh oleh Panji dan sepasang Gembong Sakti. Di bawah asuhan kakeknya, Beno dianggap kurang perkasa oleh adiknya Ayu, karena dianggapnya ia tidak memiliki ilmu silat yang tinggi, apalagi setelah beberapa kali Ayu menjajal ilmunya. Namun demikian, kakeknya berusaha meyakinkan Ayu kalau kakaknya sebenarnya pemuda yang gagah perkasa dan memiliki ilmu silat yang cukup tinggi.

Suatu hari Beno di kejar oleh Sepasang Gembong Sakti yang menyebut-nyebut mencari Pusaka dewa Geni. Namun Beno berhasil lolos dari kejaran orang tersebut. Segera Beno menceritakan keberadaan dua orang yang mengejarnya pada kakeknya sekaligus menceritakan kalau orang yang mengejar dirinya sedang mencari pusaka Dewa Geni. Kakeknya pun merenung sejenak ada sesuatu yang ada di pikirannya. Sementara itu Sepasang Gembong sakti tersebut meminta penduduk untuk menunjukkan dimana keberadaan Beno, dan akhirnya berhasil memaksa seorang penduduk untuk menunjukkan rumah Beno.

Sementara itu Beno yang sedang berlatih di hutan di kuntit oleh seseorang yang menyerangnya. Perkelahian pun terjadi, namun kali ini Beno lebih unggul dan berhasil mengalahkan lawan yang ternyata adalah adiknya sendiri Ayu. Ayupun meminta maaf pada Beno karena selama ini ia telah salah menilai kakaknya. Keduanya pun akhirnya pulang kerumah kakek. Namun sesampai dirumah mereka di buat kaget karena keadaan rumah berantakan Seperti baru terjadi perkelahian. Beno pun akhirnya menemukan kakeknya dalam keadaan terluka. Ia menyebutkan kalau orang yang telah melakukannya adalah Sepasang Gembong Sakti. Sebelum meninggal kakeknya menyuruh Beno untuk menuju ke Hutan Cemoro sewu dimana disembunyikan pusaka Dewa Geni.

Setelah melalui proses yang panjang maka sampailah Beno dan Ayu di Hutan Cemoro Sewu yang langsung di hadang oleh laki-laki tua tidak dikenal. Keduanya di serang dan terjadilah perkelahian. Akhirnya laki-laki tua tersebut kalah dan dilemparkan ke suatu tempat, yang kemudian meledak dan terlihatlah Pusaka Dewa Geni. Segera Beno menghampiri pusaka tersebut untuk diambil. Namun tidak semudah mencabut pedang, pusaka tersebut harus diambil dengan pelan-pelan. Ketika sedang mencabut pedang, terdengar suara minta tolong. Maka disuruhnyalah Ayu untuk mencari sumber suara dan menolongnya. Ayu mendapati penduduk yang sedang berlarian menghindari Paku Waja yang juga sedang mengincar pusaka Dewa Geni.

Setelah berhasil mencabut pusaka Dewa Geni, segera Beno membantu Ayu yang sedang menghadapi Paku Waja. Pertarungan pun terjadi. Paku Waja akhirnya tewas ditangan Beno. Misi selanjutnya adalah menumpas Panji dan Sepasang Gembong Sakti yang akhirnya mampu di tumpas oleh Beno dan Ayu.

Mau Uang Mengalir Ke Rekening Anda? Klik Disini